Mengakhiri dua musim yang mengecewakan, Lazio dan Pisa akan memainkan pertandingan terakhir mereka di Serie A musim 2025-26 saat bertemu di Stadio Olimpico pada hari Sabtu.
Sementara tim tuan rumah terpuruk di tengah klasemen dan baru saja kalah di final Coppa Italia, tim asal Tuscany itu langsung terdegradasi kembali ke divisi dua Italia.
PRATINJAU PERTANDINGAN
Musim liga Lazio sangat mengecewakan, dan mereka masih bisa tergelincir keluar dari paruh atas klasemen, dengan Udinese dan Sassuolo mengintai di bawah mereka menjelang pertandingan terakhir.
Karena dipastikan akan absen dari kompetisi Eropa untuk tahun kedua berturut-turut, keresahan yang terus berlanjut di dalam klub dan di tribun penonton telah membuat pertandingan kandang menjadi sesuatu yang menyiksa.
Memang, dua kekalahan terakhir Biancocelesti terjadi di Roma – di tangan Inter Milan di final piala, kemudian melawan rival sekota mereka, Roma.
Beberapa hari setelah mereka menyaksikan Inter merayakan kesuksesan Coppa Italia di Stadio Olimpico, pasukan Maurizio Sarri dikalahkan 2-0 dalam Derby della Capitale .
Kebobolan gol sundulan di kedua sisi babak pertama memberi mereka sedikit peluang untuk menyelamatkan sesuatu dari pertandingan yang biasanya intens, karena mereka gagal mencetak gol dalam 17 pertandingan liga musim ini – rekor terburuk klub dalam hal ini di abad ini.
Setelah kalah dalam tiga pertandingan terakhir dengan skor agregat 7-0, Lazio tidak akan finis lebih tinggi dari posisi kesembilan – sudah 12 tahun sejak mereka finis serendah itu di klasemen.
Yang lebih mengejutkan, tim asuhan Sarri bahkan gagal mengalahkan tim lemah Pisa di laga tandang, hanya bermain imbang 0-0 di Cetilar Arena pada bulan Oktober.
Terpuruk di dasar klasemen, Pisa siap menjalani pertandingan terakhir mereka di kasta tertinggi sebelum terdegradasi kembali ke Serie B.
Tak pernah berpeluang bertahan di liga utama – setelah kembali ke level elit Italia setelah tiga dekade absen – klub asal Tuscany ini tampaknya akan terpuruk dengan cara yang mengecewakan.
Inter Milan telah kalah dalam delapan pertandingan terakhir mereka dengan kebobolan 20 gol, dan kekalahan kandang 3-0 pekan lalu dari Napoli membuat mereka hanya mengumpulkan 18 poin dari 37 pertandingan.
Dengan hanya empat gol yang diraih sejak awal Februari, Pisa memiliki rekor terburuk di antara lima liga top Eropa selama periode tersebut.
Bisa dibilang penunjukan Oscar Hiljemark di tengah musim belum membuahkan hasil, dan masih ada keraguan apakah ia akan mampu memimpin upaya promosi musim depan.
| PERKIRAAN FORMASI LAZIO [4-3-3] | |||||||
| GK | ALESSIO FURLANETTO | ||||||
| DF | ADAM MARUSIC | ||||||
| DF | MARIO GILA | ||||||
| DF | ALESSIO ROMAGNOLI | ||||||
| DF | LUCA PELLEGRINI | ||||||
| MF | FISAYO DELE-BASHIRU | ||||||
| MF | TOMA BASIC | ||||||
| MF | REDA BELAHYANE | ||||||
| FW | MATTEO CANCELLIERI | ||||||
| FW | TIJJANI NOSLIN | ||||||
| FW | PEDRO | ||||||
| PERKIRAAN FORMASI PISA [3-5-2] | |||||||
| GK | ADRIAN SEMPER | ||||||
| DF | ARTURO CALABRESI | ||||||
| DF | SIMONE CANESTRELLI | ||||||
| DF | ROSEN BOZHINOV | ||||||
| MF | MEHDI LERIS | ||||||
| MF | EBENEZER AKINSANMIRO | ||||||
| MF | MICHEL AEBISCHER | ||||||
| MF | ISAK VURAL | ||||||
| MF | SAMUELE ANGORI | ||||||
| FW | FILIP STOJILKOVIC | ||||||
| FW | STEFANO MOREO | ||||||
| HEAD TO HEAD | ||||||
| 1 PERTEMUAN TERAKHIR | ||||||
| 31 OKT 2025 | PISA | 0-0 | LAZIO | SERIE A | ||
| 5 PERTEMUAN TERAKHIR LAZIO | ||||||
| 17 MEI 2026 | ROMA | 2-0 | LAZIO | SERIE A | ||
| 14 MEI 2026 | LAZIO | 0-2 | INTER MILAN | COPPA ITALIA | ||
| 09 MEI 2026 | LAZIO | 0-3 | INTER MILAN | SERIE A | ||
| 04 MEI 2026 | CREMONESE | 1-2 | LAZIO | SERIE A | ||
| 28 APR 2026 | LAZIO | 3-3 | UDINESE | SERIE A | ||
| 5 PERTEMUAN TERAKHIR PISA | ||||||
| 17 MEI 2026 | PISA | 0-3 | NAPOLI | SERIE A | ||
| 10 MEI 2026 | CREMONESE | 3-0 | PISA | SERIE A | ||
| 02 MEI 2026 | PISA | 1-2 | LECCE | SERIE A | ||
| 25 APR 2026 | PARMA | 1-0 | PISA | SERIE A | ||
| 19 APR 2026 | PISA | 1-2 | GENOA | SERIE A | ||
PREDIKSI TOGEL SOBATGAMING © 2023
Frontier Theme




